Eps 38. NGL in my blog yeyyyyy
Beberapa waktu lalu saya mengupload NGL diakun instagram saya guna untuk jadi bahan tulisan blog saya, selain itu saya uga mau mencari cara pandang saya terhadap berbagai hal yang munkin belum terfikirkan oleh saya. uga untuk menggali opini saya tentang berbagai hal yang kumudian saya sampaikan dlaam bentuk tulisan. oke laanut yah
pernyayaan pertama
overthingking?
tgl 29/03/2023 entah mau mulai dari mana untuk curahkan semua isi kepalaku, pengen teriak sekencang-kencangnya aku muak dengan semua keoverthingkingan ini. yah entah angin apa eh malah nyanyiii hahahha serius beberpa minggu ini aku sedang dilanda overtingking. sebelum lanut kita samain presepsi dulu nih tentang overthingking meneurut kumparan overthinking itu adalah seseorng yang memikirkan sesuatu hal terlalu banyak atau terlalu lama. dan hal ini bkin saya sakit kepal dan pikiran tuh kemana-mana gimna yah. aku tidak mau terus-terusan ada diposisi ini, saya tidak mau membiarkan pikiranpikiran ini mengambil kendali atas diriku, aku yang akan mengendalikan semua yang ada padaku termasuk pikiranku. akuakan menelaskan pikiran-pikiran overthingking itu.
skill aku takut skill ku dalam dunia kera ini tidak ada perkambangan dan akhirnya aku tidak dipercaya sebagai seorng profesional pada pidangnya aku takut itu dan pikiran akan hal tersebut selalu menggangguku ika ada sedikit kesalahan saya saya takut dan langsung berpikiran liar mis : ah gimna apakah mereka tidak ada percaya padaku? aoakah dokter itu khatir ika dinas bersamaku? kenapa aku masih banyak tidak ataunya? apakah aku bodoh? kenapa aku bodoh? kenapa aku ga cepat paham dan tanggap seperti kebanyakan temanku yang dipercaya dan dengan gampangnya paham dan langsung mempraktekknya kenpa aku ga semudah itu. kenapa aku ga ingat semua hal yang kupelaari? semua hal yang kubaca? kenapa aku dengan mudah lupa????
soal kenapa aku kikir? kalian tau kikir bahasa indonesianya pelit aku merasa aku pelit gak tau kenapa.. whyyyyyy yitaaaaaa ada apa dengan diirku kenapa aku adi begini? kenapa ada keinginan ga mau berbagi sama orang- nga mau ngasi makanan ke teman why???? padahal aku tau aku tidak lagi hiudp sendiri aku ga pernah tau, bisa saa aku butuh mereka. but whyyyyy????
part berikut ini all about dream kenapa aku aku banyak memikirkan tentang kemana lagi aku selah dari sini? padahalaku baru saa 6 bulan kera skil masih begitu-beegitu saa rasa pd ama kemapuan sendiri aa belum lalu kenapa aku sudah sibuk memikirkan kemana aku setelah ini? aku ingn lanut kuliah S2 S3 setinggi-tingginya tapi itu nampak mustahil aku tidak percaya diri dnegna kemampuan itu, itu masalahnya, selain itu semua aspek yang terllibat yang dibutuhskn dalam enang menempuh pendiikan ini tidak ada yang bisa kuraih ahhh pengen nangis mulai dari faktor rkonomi,orang tua (aku yang khawwatir ika lama terlalu auh dengan mereka, iin dari mereka), tingkat kepdean terkait kemampuan diri seperti yang kuaskan pada point 2. dan faktor utamanya dalah persiapanya berkas dan seemua tetebengknya. its annoyying daftr beasoswa kuliah diluar negeri ga segampang itukan. aku ga tau akan selama apa aku mempersiapakan semua hal itu dengan matang. apakah tidak bisa ika aku sloww saa seperti air kemana harus membawaku dissitu pula tempatku, apaka memnga harus seberat ini?
karena pikiran overtingkin itu aku adi tidak pd pada pasiikku aku menyela semua kekuranganku, aku malu.
sihh lambat adaptasi, kaku, ga bisa mencairkan suasa selalu kikukga bisa elaskan semua dalam otak selaras dengan perkataan, harus belaar bagaimana lagi sihh bukanya saat kuliah aku sudah belar ttg hal itu? ini ga cukup atau memng memori otokku aa yang 2 bgkenapa segampang itusih lupa. pengen adi infuluecer yang aktif d sosial media uga ytb ngomong aa masih mikir ga bisa yang capciskus ngurain pendpat kenapa kayak gitu sih 6yit? mau sampai kapan begini dengan semua hal menyebalkan yang akan pada diirku ini,
whyyy aku tidka menykai diriku beberpa minggu ini selain itu ini bulan puasa, bulan penuh berkah bulan yang sangat sempurnah untuk mempuk uga memperbaiki semua kesalahan dan kehilafan kita dimasa lalu,
Comments
Post a Comment